Monday, 25 September 2017

[T1 : Struktur Data 3] : Apa Itu Tipe Data?

Tipe  data  diklasifikasikan  berdasarkan  bagaimana  keadaan  data  disimpan  dalam memori, dan jenis operasi yang dapat dilakukan. 


*
*

  • CHAR
Adalah  sembarang huruf, angka, tanda baca tunggal. Ada 2 (dua) macam char, yaitu :

1. signed 
mendeklarasikan char bertanda, digunakan  untuk  nilai  negative. Rentang nilai mulai -128 sampai 127
2. unsigned 
mendeklarasikan char tidak bertanda, untuk nilai positif.  Rentang nilai mulai 0 sampai 255

  • SHORT, INT, LONG
Digunakan untuk menyatakan bilangan bulat. Seperti pada char, perubah tipe signed dan unsigned dapat ditambahkan.
Rentang nilai short int mulai -32.768 sampai 32.767
Rentang nilai long / int mulai -2.147.483.648 sampai 2.147.483.647
  • FLOAT, DOUBLE
Menyatakan  bilangan  pecahan/real,  maupun  eksponensial.  Dalam  keadaan default, bilang floting point dianggap bertipe double.
Rentang nilai float mulai 3,4 E -38 sampai 3,4 E +38
Rentang nilai double mulai 1,7 E -308 sampai 1,7 E +308
  • ENUMERATION / ENUM
Adalah  serangkaian  symbol  berurutan  yang  menspesifikasikan  konstanta bertipe  integer.  Dalam  C++  tidak  terdapat  tipe  Bolean,  sehingga  untuk merepresentasikan  TRUE  dengan  nilai  integer  bukan  nol  (  1,  2,  dst  ), sedangkan FALSE dengan nilai nol ( 0 )
  • VOID
Menyatakan tipe kosong untuk :
1.  mendeklarasikan fungsi yang tidak mengembalikan nilai apapun.
2.  mendeklarasikan fungsi yang tidak menerima parameter apapun.
3.  bila diawali dengan operator *,menyatakan penunjuk terhadap sembarang tipe data.
  • PENUNJUK / POINTER
Adalah variable yang berisi nilai alamat suatu lokasi memori tertentu. Deklarasi  penunjuk  dilakukan dengan menspesifikasikan *,  sebelum  nama varabel / konstanta.
  • PENUNJUK / POINTER
Adalah sekelompok data bertipe sama yang menduduki lokasi memori yang berurutan.  Jumlah  elemen array dinyatakan dengan cara mengapit  jumlah yang di maksud dengan tanda ‘ [ ... ] ‘
Bentuk umum :
  tipe namaArray [ jumlahelemen ] ;
Untuk   menyatakan  array  berdimensi   lebih dari 1 (satu), tambahkan tanda ‘[ ... ]’ sebanyak dimensi yang diinginkan.
  • STRING 
Deretan karakter yang diakhiri dengan sebuah karakter kosong. String ditulis dengan mengapit string dengan tanda petik dua ( “ .......” ) Contoh deklarasi string :Char text [ ] = “ C++ “ ; Puts (text) ;

  • STRUCT, UNION
Digunakan untuk mendeklarasikan sekelompok data yang memiliki tipe yang berlainan.
Struct : elemennya ada dilokasi memori yang berbeda, dan
union : elemennya ada dilokasi memori yang sama.
  • DATA OBJEK
Data objek adalah bagian dari memori yang digunakan untuk menampung nilai dari variable. 

  • Variable
umumnya digunakan untuk data objek yang nilainya dapat diubah selama pemrosesan berlangsung.

  • SCOPE IDENTIFIER
Ruang lingkup / scope adalah bagian mana dari program, identifier tersebut dapat diakses. Scope dari suatu identifier dimulai dari pendeklarasian sampai dengan akhir dari suatu blok. Scope identifier ada 2, yaitu : 

1.  Local  Identifier 
dideklarasikan di dalam blok ‘ { ... } ‘
2.  Global  Identifier 
dideklarasikan di luar dari blok
Scope relolution operator (::) dapat digunakan untuk mengakses variable 
global secara langsung.

  • OPERATOR DAN EKSPRESI
Ekspresi adalah rangkaian dari operator, operand, dan punctuator ( ; )
contoh : 
3 + 4 * 1 ;

  • OPERATOR ARITMATIKATerdiri dari :
-    penjumlahan ( + )
-    pengurangan ( - )
-    sisa bagi / hanya  untuk tipe data integer ( % )
-    perkalian ( * )
-    pembagian ( / )
Jika operator bagi ( / ) diterapkan  pada  tipe  integer,  akan  menghasilkan 
bilangan integer dengan decimal yang dihilangkan.

  • ASSIGNMENT OPERATOR ( = )
Berfungsi untuk memberi nilai pada variable.
Table kombinasi assignment :

NO. PENYINGKATAN ARTI
1 X += Y X = X + Y
2 X -= Y X = X – Y
3 X *= Y X = X * Y
4 X /= Y X = X / Y
5 X %= Y X = X % Y

  • INCREMENT DAN DECREMENT OPERATOR
Increment adalah penambahan suatu variable dengan nilai 1, dan decrement adalah pengurangan suatu variabel dengan nilai 1.

Tabelnya :
INCREMENT
DECREMENT
++X ;
- -X ;
X += 1 ;
X -= 1 ;
X = X + 1
X = X – 1 ;
Operator  increment  dan  decrement  dapat  diletakkan  pada  awal  atau  akhir 
variable, seperti dibawah ini :
++X , nilai variable X dinaikkan dahulu sebelum diproses
X++ , nilai variable X diproses dahulu sebelum dinaikkan
  • EQUALITY, RELATIONAL, LOGIKA OPERATOR
Equality digunakan untuk menentukan apakah 2 buah variable memiliki nilai yang sama atau tidak.
= = , sama dengan, contoh : 5 = = 5
! = , tidak sama dengan , contoh : 5 ! = 4
Relational  operator  digunakan  untuk  menentukan  apakah  suatu  variable 
memiliki nilai lebih besar atau sama dengan lebih besar, lebih kecil atau lebih
kecil sama dengan.
Operatornya : < , < = , > , > =

   Logika operator   adalah   :   (penulisan   dibawah   ini   berdasarkan   prioritas  
operator yang akan diproses terlebih dahulu )
1. ! ( not )
2. && ( and )
3. || ( or )
  • EKSPRESI CONDITIONAL
Bentuk umumnya :
Ekspresi C ? ekspresi T : ekspresi S ;
Keterangan :
-    ekspresi C = kondisi yang akan diproses lebih dahulu
-    ekspresi T = jika kondisi ekspresi C nilainya TRUE, akan dijalankan
-    ekspresi S = jika kondisi ekspresi C nilainya FALSE, akan dijalankan.
  • FORMAT OUTPUT PADA BILANGAN REAL 
Beberapa format yang dapat dilakukan :
1.  derajat ketelitian, dengan fungsi : precision.
2.  lebar output dapat diubah dengan fungsi : width.
3.  format bilangan real diubah dengan fungsi : setf diikuti argument : ios :: scientific atau ios :: fixed
4.  aligment  (rata  kiri/kanan)  dengan  fungsi  :  setf atau  unsetf   diikuti  argument : ios :: left atau ios :: right
5.  karakter pengisi dengan fungsi : fill diikuti argument karakter
6.   tampilan  tanda  ‘+’  diubah  dengan  fungsi  :  setf  atau unsetf  diikuti argument : ios :: showpos
7.  tampilan tanda ‘.’ (titik) bila ada angka dibelakang koma diubah dengan fungsi : setf atau unsetf  diikuti argument ios :: showpoint

Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment

Tolong berkomentar dengan sopan dan baik, Terimakasih.