4+ Pengertian Black Box Testing Menurut Para Ahli - ANAKBLOGGER.COM

PageNavi Results No.

4+ Pengertian Black Box Testing Menurut Para Ahli

Share This

Pengertian Black Box Testing Menurut Para Ahli - Istilah Black box atau 'kotak hitam' mungkin masih sangat asing untuk orang awam, namun untuk para tester engineer hal ini akan sangat terdengar umum. Pengujian perangkat lunak adalah tahap penting dalam pengembangan perangkat lunak sebelum di deploy untuk user (pengguna). 

Salah satu metode pengujian yang umum digunakan adalah Black Box Testing, yang juga dikenal sebagai pengujian kotak hitam. Dalam artikel ini, kita akan menjelaskan apa itu Black Box Testing menurut para ahli, mengapa metode ini penting, serta langkah-langkah umum yang dilakukan dalam pengujian "kotak hitam" ini.



Agar dapat memahami mengenai Black box, silahkan Anda baca, pahami dan simak penjelasan pada artikel ini dari awal sampai akhir.  


Apa Itu Black Box Testing?

Black Box Testing adalah metode pengujian perangkat lunak yang berfokus pada fungsionalitas dan perilaku eksternal suatu sistem. Ini berarti pengujian dilakukan tanpa memperhatikan rincian internal perangkat lunak atau logika di baliknya. Dalam pengujian ini, seolah-olah perangkat lunak dianggap sebagai "kotak hitam" yang menerima input dan menghasilkan output sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan.


Mengapa Black Box Testing Penting?

Black Box Testing adalah metode yang sangat penting dalam pengujian perangkat lunak karena alasan berikut:


1. Pengujian Berbasis Fungsionalitas

Black Box Testing fokus pada apa yang dapat dilihat oleh pengguna luar, sehingga sangat berorientasi pada fungsionalitas perangkat lunak. Ini membantu memastikan bahwa perangkat lunak berperilaku sesuai dengan yang diharapkan oleh pengguna.


2. Independen dari Struktur Kode

Dalam metode ini, pengujian dilakukan tanpa perlu akses ke kode sumber atau pemahaman tentang desain perangkat lunak. Ini memungkinkan pengujian yang efektif bahkan ketika tim pengujian tidak memiliki pengetahuan teknis yang mendalam tentang perangkat lunak.


Baca Juga :


3. Ketidakberpihakan

Black Box Testing membantu mengidentifikasi masalah dari sudut pandang pengguna yang objektif. Ini membantu dalam mengevaluasi perangkat lunak tanpa bias yang mungkin muncul jika pengembang yang sama yang melakukan pengujian.


4. Mengungkap Masalah Keamanan

Metode ini sering digunakan untuk mengidentifikasi masalah keamanan perangkat lunak. Dengan cara ini, peretasan atau pelanggaran keamanan yang mungkin terjadi dapat terdeteksi.


Langkah-Langkah Black Box Testing

Berikut adalah langkah-langkah umum yang dilakukan dalam Black Box Testing:

1. Pemahaman Persyaratan: Tim pengujian memahami persyaratan perangkat lunak dan apa yang diharapkan dari sistem.

2. Perencanaan Pengujian: Sebuah rencana pengujian disusun yang mencakup ruang lingkup pengujian, data uji, dan skenario pengujian.

3. Penyusunan Kasus Uji: Kasus uji atau skenario pengujian dibuat yang mencakup input yang mungkin, langkah-langkah pengujian, dan hasil yang diharapkan.

4. Pelaksanaan Pengujian: Pengujian dilakukan dengan menjalankan kasus uji dan memeriksa apakah sistem berperilaku sesuai dengan yang diharapkan.

5. Pemantauan dan Pelaporan: Hasil pengujian dipantau dan dicatat. Setiap ketidaksesuaian atau kesalahan dicatat dan dilaporkan.

6. Analisis Hasil: Hasil pengujian dianalisis untuk mengidentifikasi masalah atau ketidaksesuaian dengan persyaratan.

7. Rekayasa Ulang dan Retesting: Jika ditemukan masalah, perubahan mungkin diperlukan dalam perangkat lunak, dan pengujian harus diulang untuk memastikan masalah telah diperbaiki.


4+ Pengertian Black Box Testing Menurut Para Ahli

Black Box Testing adalah salah satu metode pengujian perangkat lunak yang berfokus pada pengujian dari perspektif pengguna luar tanpa perlu memahami rincian internal atau kode sumber perangkat lunak. Berikut adalah pengertian Black Box Testing menurut beberapa ahli di bidang pengujian perangkat lunak:


1. Roger S. Pressman

Roger S. Pressman, seorang pakar dalam ilmu rekayasa perangkat lunak, menjelaskan Black Box Testing sebagai teknik pengujian di mana perangkat lunak diuji dari luar, tanpa pengetahuan tentang struktur atau logika internalnya. Dalam bukunya yang terkenal, "Software Engineering: A Practitioner's Approach" ia menggarisbawahi bahwa pengujian ini lebih fokus pada fungsionalitas dan perilaku eksternal perangkat lunak.


2. Boris Beizer

Boris Beizer, seorang ahli dalam pengujian perangkat lunak, menggambarkan Black Box Testing sebagai pendekatan pengujian yang menganggap perangkat lunak sebagai "kotak hitam." Ini berarti pengujian ini berfokus pada input yang diberikan kepada perangkat lunak dan output yang dihasilkan, tanpa memahami bagaimana perangkat lunak mencapai hasil tersebut.


Baca Juga :


3. C. Kaner, J. Falk, dan H. Nguyen

Penulis buku "Testing Computer Software" C. Kaner, J. Falk, dan H. Nguyen, menjelaskan Black Box Testing sebagai metode pengujian di mana pengujian dilakukan dari luar perangkat lunak, dan tidak memerlukan pengetahuan rinci tentang desain internal atau kode sumber. Mereka menekankan bahwa pengujian ini lebih berfokus pada apa yang perangkat lunak lakukan daripada bagaimana cara kerjanya.


4. M. G. Sayad

M. G. Sayad, penulis buku "Software Testing" menggambarkan Black Box Testing sebagai jenis pengujian yang berfokus pada pengujian fungsionalitas perangkat lunak tanpa harus memahami desain atau kode sumbernya. Dalam pengujian ini, input diberikan kepada sistem, dan output yang dihasilkan diperiksa untuk memastikan bahwa perangkat lunak berperilaku sesuai dengan yang diharapkan.


Penutup

Pengertian yang umum diambil dari para ahli ini adalah bahwa Black Box Testing adalah metode pengujian yang berfokus pada perilaku eksternal perangkat lunak dan menganggapnya sebagai "kotak hitam" yang tidak memerlukan pengetahuan tentang rincian internalnya. Tujuan utama dari pengujian ini adalah memastikan bahwa perangkat lunak berfungsi dengan benar sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan.


Demikianlah artikel mengenai 4+ Pengertian Black Box Testing Menurut Para Ahli. Semoga dengan adanya artikel ini bisa memberikan Anda semua informasi yang bemanfaat serta memberikan edukasi wawasan tentang Black Box Testing. Mohon maaf apabila terdapat kata-kata ataupun kalimat yang kurang berkenan dalam penulisan artikel.


Jangan lupa merekomendasikan dan membagikan konten yang ada pada situs kami pada rekan-rekan disekitarmu ya. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tolong berkomentar dengan sopan dan baik, Terimakasih.

Boxed(True/False)

close